15 September
Kau adalah senja yang selalu jatuh di mataku,
tak pernah terlalu pagi,
tak pernah benar-benar malam. setiap bayangannya membius diujung cahaya,
ada aku yang berkali kali lahir hanya untuk mencintainya.
kau bukan hanya nafas
tapi udara yang membuat aku percaya
hidup adalah puisi
yang tak rima
cukup ada kau di dalamnya.
Dan segalanya menjadi mungkin.
dalam setiap lekung senyummu dunia seolah membungkam Semua duka
Kau adalah kata pertama dari setiap Bait,
Dan titik yang tak pernah ingin Kususun sebagai Akhir.
Kau adalah langit ku yang tak pernah runtuh
adalah bumi yang tak mati menampung lelahku.
adalah diam yang kudengar meski kau tak berkata apa-apa
Komentar
Posting Komentar